Inem : "Akang, Inem sudah telat sebulan nich! Kita bakal punya bayi."
Kabayan : "Tapi jangan bilang-bilang ke orang lain dulu, ya? Takutnya tidak jadi, nanti malah malu-maluin."
Besok paginya, tukang tagih dari PLN datang mengetuk pintu. Begitu dibuka, tukang tagih langsung ngomong.
Petugas PLN : "Bu, ibu telat sebulan."
Inem : "Darimana bapak tahu?"
Petugas PLN : "Kan ini ada catatannya di PLN."
Inem : "Haaah, masa sampe dicatat di PLN?"
Besoknya, si Kabayan pergi ke kantor PLN sambil marah-marah.
Kabayan : "Bagaimana mungkin PLN sampe bisa tahu kalau istri saya telat sebulan?"
Petugas PLN : "Sabar pak, kalau bapak mau catatannya dihapus, bapak tinggal bayar kepada kami."
Kabayan : "Kalau saya tidak mau bayar?"
Petugas PLN : "Punya bapak, akan kami putusin."
Kabayan : "Giiilllaaa, punya saya mau diputusin? Kalo istri saya di rumah lagi pengen, terus pake apa?"
Petugas PLN : "Yaaa, terpaksa pake Lilin."
Kabayan : "Dasar PLN gila...!!!"
Kabayan : "Giiilllaaa, punya saya mau diputusin? Kalo istri saya di rumah lagi pengen, terus pake apa?"
Petugas PLN : "Yaaa, terpaksa pake Lilin."
Kabayan : "Dasar PLN gila...!!!"